Jakarta, elaeis.co – Industri kelapa sawit Indonesia kembali mendapat dorongan baru. Lewat program lanjutan yang digagas oleh Himpunan Profesional Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI), sektor sawit nasional disebut berpotensi melesat hingga level global, terutama dalam hal produktivitas dan efisiensi kerja di lapangan.

Ketua Umum HIPKASI, M Syarif Rafinda, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda seremonial atau forum tahunan biasa. Menurutnya, HIPKASI ingin menjadikan setiap kegiatan sebagai “gerakan nyata” yang berdampak langsung pada industri.

Salah satu poin penting dalam program ini adalah penguatan kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia di sektor sawit. Pertemuan profesional dari kedua negara disebut menjadi ruang strategis untuk saling benchmarking, berbagi teknologi, hingga memperkuat standar industri.

HIPKASI juga menekankan bahwa industri sawit tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Transformasi menjadi keharusan.

Dalam paparannya, Syarif menyebut bahwa ke depan industri sawit harus lebih modern, efisien, dan berbasis teknologi seperti AI, drone, hingga sistem digital terintegrasi.

“Tidak bisa lagi pakai cara lama. Kita harus berani berubah menjadi industri yang lebih cerdas dan terhubung secara digital,” tegasnya, Rabu (22/4). 

Selain simposium, HIPKASI juga menyiapkan sejumlah program strategis lanjutan. Di antaranya: DIPSI (Dialog Profesional Sawit Indonesia) sebagai ruang diskusi rutin para praktisi, GM Conference yang akan mempertemukan para general manager kebun untuk berbagi strategi operasional, Program edukasi publik untuk meningkatkan citra positif sawit di masyarakat.

Termasuk sertifikasi profesional sebagai upaya peningkatan kualitas SDM industri
Program-program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem sawit dari hulu hingga hilir.

Dalam penutupnya, HIPKASI menegaskan bahwa sawit bukan hanya soal bisnis, tapi juga menyangkut kehidupan jutaan masyarakat Indonesia.

“Sawit adalah penggerak ekonomi nasional dan bagian penting dari ketahanan energi dunia,” ujar Syarif.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, HIPKASI optimistis industri sawit Indonesia bisa naik kelas dan bersaing di level global, bukan hanya sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga sebagai pemain utama dalam industri energi berkelanjutan dunia.