Kehadiran mereka diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan industri.
Dalam Rakernas tersebut, ASBENINDO langsung menetapkan empat program strategis yang akan menjadi arah organisasi selama lima tahun mendatang.
Program pertama berfokus pada penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah.
Melalui pilar ini, ASBENINDO akan mendorong penyesuaian harga benih pemerintah agar lebih proporsional, memperluas sertifikasi benih mandiri bersama Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), serta menyinkronkan data kebutuhan benih nasional guna mencegah kelangkaan saat musim tanam.
Program kedua diarahkan untuk memperkuat kapasitas anggota. Organisasi akan membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), mempercepat sistem sertifikasi mandiri, memberikan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) varietas, membangun platform digital industri benih, hingga menyelenggarakan Festival Benih Indonesia sebagai ajang promosi dan inovasi.
Sementara program ketiga difokuskan pada perluasan kerja sama internasional. ASBENINDO akan membuka peluang kolaborasi riset dengan berbagai negara, mempercepat transfer teknologi kepada petani melalui podcast, e-buletin, hingga pembangunan demfarm di berbagai daerah sebagai pusat pembelajaran budidaya varietas unggul.
Adapun program keempat menyasar penguatan pendanaan organisasi. Pendanaan akan diperkuat melalui optimalisasi iuran anggota, pengembangan platform digital, jasa pelatihan dan sertifikasi profesi, layanan mediasi bisnis, serta kemitraan komersial yang berkelanjutan.
Selain pengukuhan pengurus, acara juga diwarnai prosesi simbolis Bejana Sinergi Benih sebagai lambang komitmen bersama menjaga kualitas benih nasional.
Simbol tersebut merepresentasikan tekad seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan benih unggul sebagai fondasi pembangunan pertanian Indonesia.
ASBENINDO menilai modernisasi pertanian tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan seluruh pihak menghadirkan benih berkualitas, edukasi budidaya yang tepat, harga yang terjangkau, dan kepastian pasar bagi petani.
Melalui implementasi empat program strategis tersebut, ASBENINDO optimistis dapat memperkuat ekosistem perbenihan nasional sehingga setiap kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi penyediaan benih unggul yang siap ditanam secara luas.
Langkah itu diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kemandirian pangan sekaligus meningkatkan daya saing pertanian Indonesia di tingkat global.
Sinergi Benih, Daulat Negeri ASBENINDO Tancap Gas Lewat 4 Program Strategis Demi Kemandirian Pangan
Diskusi pembaca untuk berita ini