Bogor, elaeis.co – Asosiasi Perbenihan Indonesia (ASBENINDO) resmi mengukuhkan Dewan Pengurus periode 2026–2031 sekaligus menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Rabu (1/7/2026).
Mengusung tema "Sinergi Benih, Daulat Negeri", organisasi ini menegaskan komitmennya memperkuat industri perbenihan nasional sebagai fondasi utama mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.
Berita Terkait: Pengurus Baru ASBENINDO 2026-2031 Dikukuhkan, Targetkan Kolaborasi Insan Perbenihan Dukung Swasembada Pangan
Pengukuhan tersebut menjadi tonggak awal kepemimpinan baru ASBENINDO yang dipimpin Ketua Umum Ayub Darmanto bersama Sekretaris Jenderal Dadang Syamsul Munir.
Keduanya dipercaya memimpin organisasi selama lima tahun ke depan dengan misi memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, peneliti, hingga petani.
Ketua Umum ASBENINDO Ayub Darmanto menegaskan bahwa benih merupakan fondasi utama pembangunan sektor pertanian nasional.
Karena itu, penguatan sistem perbenihan menjadi syarat mutlak untuk mencapai kedaulatan pangan.
"Kedaulatan pangan tidak dapat dilepaskan dari kedaulatan benih. ASBENINDO periode 2026–2031 berkomitmen memperkuat kolaborasi multipihak agar Indonesia memiliki sistem perbenihan yang mandiri dan berdaya saing tinggi," ujar Ayub.
Menurutnya, tantangan sektor pertanian ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, dinamika regulasi, hingga persoalan distribusi dan logistik benih.
Karena itu, diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan benih bermutu bagi petani dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Susunan Dewan Pembina ASBENINDO juga diisi sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, anggota DPR RI Herman Khaeron, serta Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Prof. Bayu Krisnamurthi.
Sinergi Benih, Daulat Negeri ASBENINDO Tancap Gas Lewat 4 Program Strategis Demi Kemandirian Pangan
Diskusi pembaca untuk berita ini