Medan, Elaeis.co - Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan memproduksi banyak varietas kecambah sawit berkualitas. Tercatat, sampai Oktober 2021, jumlah kecambah yang dipasarkan PPKS Medan mencapai 27.897.517 butir.
"Dari jumlah itu, ada tiga yang paling banyak diincar baik oleh perusahaan atau pun petani sawit. Tapi terus terang, market share kita saat ini didominasi oleh petani sawit. Sekitar 80% dibeli oleh petani," kata Manager Marketing PPKS Medan, Irma, kepada Elaeis.co, Selasa (23/11/2021).
Ketiga varietas kecambah yang paling diincar sepanjang tahun 2021 yakni Simalungun sebanyak 11.246.150 butir, PPKS 540 sebanyak 6.870.915 butir, dan Yangambi 5.143.255 butir.
"Ada sih varietas baru yang juga mulai menanjak dan dikenal tahan ganoderma, yakni 540 NG yang merupakan perkembagan dari PPKS 540. Penjualannya mencapai 1.060.703 butir di tahun ini," kata Irma.
Namun pencapaian 540 NG masih kalah dari 'pemain lama' SP-1 (Dumpy) yang masih menghasilkan penjualan lebih baik, yakni mencapai 2.200.885 butir.
Untuk penjualan varietas lainnya, kata Irma, masih di bawah 700.000 butir. Masing-masing Langkat 212.306 butir, PPKS-718 sebanyak 406.133 butir, PPKS-239 sebanyak 692.024, Avros 56.343 butir, dan La Me 8.803 butir.
"Tapi ada juga varietas yang sepi peminat, yakni YA NG. Belum ada yang terjual sama sekali atau penjualan masih nol butir," kata Irma.
Tiga Varietas Ini Paling Diincar Petani Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini