Kayuagung, elaeis.co - Bhabinkamtibmas Polsek Pedamaran Timur, Aipda Abu Na’im SH, bersama kelompok tani Desa Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, melakukan pendampingan program ketahanan pangan melalui sistem tumpang sari di areal perkebunan sawit.

Dari total luas lahan 10 hektar, saat ini telah ditanami jagung seluas 5 hektar. Sementara 5 hektar sisanya direncanakan akan ditanami pada musim hujan atau menyesuaikan kondisi cuaca.

“Penanaman jagung sebelumnya dilakukan pada tanggal 9–13 Juli 2025 dengan kebutuhan bibit sekitar 45 kilogram yang dibeli secara swadaya oleh kelompok tani,” sebut Abu Na’im dalam rilis Humas Polres OKI dikutip Ahad (31/8).

Disebutkannya, pemupukan telah dilaksanakan sejak 26 Juli 2025 dengan menggunakan pupuk urea dan NPK. Meski demikian, terdapat sejumlah kendala di lapangan, antara lain minimnya curah hujan akibat musim kemarau, keterbatasan mesin pompa air yang hanya tersedia satu unit, serta dorongan air yang kurang maksimal.

“Untuk mengatasi hal tersebut, kelompok tani telah membuat kanal sebagai penampungan air guna mendukung proses penyiraman tanaman jagung,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan lokal, sekaligus memanfaatkan lahan perkebunan sawit untuk produktivitas pertanian.