Pasir Pangaraian, elaeis.co - Komisi IV DPRD Rokan Hulu (Rohul) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohul, mendatangi pabrik kelapa sawit (PKS) PT Surya Sawit Mandiri (SSM) di Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Rabu (10/05). Peninjauan dilakukan karena warga resah akibat pencemaran oleh limbah cair yang diduga berasal dari PKS itu.
Hadir pula perangkat Desa Koto Tandun serta perwakilan tokoh masyarakat setempat. Setelah dialog yang berlangsung satu jam lebih di dalam ruang rapat kantor, para tamu itu kemudian melakukan pengecekan lokasi kolam limbah PKS.
Di sela kunjungan itu, Manajer PKS PT SSM Jufriyanto menjelaskan bahwa perusahaan akan berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan temuan DLH Kabupaten Rohul. "Kami akan secepatnya menyelesaikan izin yang belum keluar di DLH Rohul," sebutnya.
Terkait pencemaran yang sampai ke pemukiman warga, katanya, perusahaan juga berkomitmen menyelesaikan persoalan ini dengan perangkat desa dan warga Koto Tandun yang terdampak. "Perusahaan juga siap menerima segala bentuk sanksi dari DLH jika dianggap menyalahi aturan," ucapnya.
"Sembari menunggu rekomendasi, sekali lagi kami tegaskan PT SSM berkomitmen menyelesaikan seluruh persoalan terkait temuan ini," tambahnya.
Kepala DLH Rohul, Suparno, belum bersedia membeberkan 14 temuan di PKS PT SSM. "Sanksi administratif dan teguran kepada PT SSM termasuk bagian dari temuan yang kita buat," katanya.
Perihal land application yang sempat dipersoalkan warga, menurutnya, proses kajiannya membutuhkan waktu satu tahun. "Baru setelah itu bisa dikeluarkan Surat Layak Operasi (SLO)," sebutnya.
Dia menambahkan bahwa rekomendasi izin operasional maupun pendirian pabrik melibatkan banyak instansi. "Selama ini terkesan seluruh izin dan kewenangan berada di DLH saja. Padahal DLH hanya memberikan assesment terhadap seluruh rekomendasi izin yang diberikan sejumlah OPD yang terlibat, tidak semata-mata ke DLH saja," terangnya.
Sementara itu, Kades Koto Tandun, Muhammad Thosin Rahmadani, berharap peninjauan tersebut akan menuntaskan keresahan warganya. "Saya berharap semua masalah terkait PKS ini dapat ditemukan solusi," ucapnya singkat.
Bikin Resah Warga, Izin Pabrik Sawit ini Ternyata Belum Lengkap
Diskusi pembaca untuk berita ini