Bengkulu, elaeis.co - Pendangkalan di area Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu menjadi kendala terhadap aktivitas ekspor CPO.

Pejabat Bea Cukai Bengkulu, Agus Praminto mengatakan, pendangkalan ini terjadi setiap tahun yang berdampak terhadap kegiatan ekspor sehingga pengiriman harus dilakukan secara ship to ship.

"Ekspor secara ship to ship ini memerlukan lebih banyak waktu dan biaya. Kami berharap ada solusi yang bisa mengatasi permasalahan ini," kata Agus, kemarin.

Bahkan, gara-gara pendangkalan itu kapal niaga berukuran besar yang harusnya bisa membantu proses ekspor CPO tidak dapat bersandar ke Pelabuhan Pulau Baai.

Pendangkalan ini juga mempengaruhi kapal niaga reguler yang biasanya merapat ke Pelabuhan Pulau Baai. Kapal-kapal ini mengalami kesulitan dalam perawatan dan operasi, yang berdampak negatif pada ekonomi Bengkulu.

Untuk itu diharapkan pemerintah dan otoritas terkait di Bengkulu bekerja sama mencari solusi jangka panjang terkait hal tersebut.

Menurut Agus hal itu penting dilakukan untuk mewujudkan ekspor CPO yang berperan vital dalam perekonomian Bengkulu.

"Mencari solusi yang efektif untuk mengatasi pendangkalan di Pelabuhan Pulau Baai akan menjadi langkah penting menuju aktivitas ekspor yang lancar dan efisien," pungkasnya.