Medan, elaeis.co - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan yang signifikan. Berdasarkan hasil rapat tim penetapan di Disbunak Sumut kemarin, harga kelapa sawit pekebun plasma periode 18-24 Desember 2024 turun Rp 115,38 menjadi Rp 3.732,32/kg.
Harga TBS produksi petani swadaya atau petani mandiri justru jauh lebih rendah. Periode ini harga petani swadaya tertinggi hanya Rp 3.320/kg yakni di Kabupaten Padang Lawas. Selisih lebih Rp 400 dengan harga TBS sawit plasma. Padahal dua pekan sebelumnya harga TBS swadaya tertinggi di Sumut sempat menyentuh Rp 3.500/kg.
Harga TBS swadaya terendah di Sumut periode kali ini berada di Kabupaten Langkat, yakni Rp 2.355/kg.
Sedangkan harga rata-rata TBS di Sumut saat ini berada di kisaran Rp 2.880 hingga Rp 3.260/kg.
"Tentu ini angka yang jauh dari harapan petani yang sudah berjuang di tengah cuaca yang tidak menentu dan biaya produksi yang tinggi," ujar Ketua Apkasindo Sumut, Gus Dalhari Harahap, kepada elaeis.co, Kamis (19/12).
Menurutnya, penurunan harga ini juga menambah beban petani swadaya. Apalagi sebagian besar hanya mengandalkan hasil kebun sawit mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Berikut rincian lengkap harga TBS sawit produksi petani swadaya di 15 sentra sawit di Sumut:
Langkat: Rp 2.355
Deli Serdang: Rp 3.000
Serdang Bedagai: Rp 3.190
Simalungun: Rp .2.850
Batu Bara: Rp 2.900
Asahan: Rp 2.800
Labuhanbatu Utara: Rp 2.880
Labuhan Batu: Rp 2.900
Labuhanbatu Selatan: Rp 2.920
Padanglawas Utara: Rp 2.896
Padang Lawas: Rp 3.320
Tapanuli Selatan: Rp 3.000
Tapanuli Tengah: Rp 2.930
Mandailing Natal: Rp 3.260
Pakpak Bharat: Rp 2.900
Harga TBS Sawit Swadaya di Sumut Makin Melorot
Diskusi pembaca untuk berita ini