Bengkulu, elaeis.co - Kehadiran TNI melalui program TMMD Reguler ke-117 ini sangat membantu kami dalam mengatasi kendala aksesibilitas di daerah ini.

Demikian dikatakan Suparno, seorang petani kelapa sawit di Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, mengomentari kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-117 tahun 2023 di daerahnya.

Dikatakan, jalan baru yang dibangun akan mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil produksi kelapa sawit dan membawa pasokan kebutuhan sehari-hari.

Siti, salah seorang peserta pelatihan, juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, melalui pelatihan yang diberikan, ia dapat belajar teknik pertanian modern dan bagaimana meningkatkan hasil panen kelapa sawitnya.

Sementara Slamet mengaku merasa senang bisa turut serta dalam pembangunan jalan ini. Semua warga bekerja keras bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.

"Semoga jalan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini," ucap Slamet, salah satu warga setempat yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan jalan perkebunan.

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi berharap bahwa dengan adanya jalan perkebunan ini, potensi ekonomi di wilayah ini akan terus berkembang.

"Kami akan berkomitmen untuk memastikan pemeliharaan dan pemantauan jalan ini agar tetap dalam kondisi yang baik," kata Dedy Wahyudi.

Pembangunan jalan perkebunan kelapa sawit sepanjang 1.325 meter ini menunjukkan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-117 telah berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat menjadi kunci kesuksesan dalam meraih hasil yang baik.

"Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk pengembangan proyek serupa di berbagai daerah di Indonesia guna memajukan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," katanya.

Harus diakui, TMMD Reguler ke-117 tahun 2023 memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sebagai contoh, TMMD telah berhasil membangun jalan perkebunan kelapa sawit sepanjang 1.325 meter, menghubungkan kelurahan Betungan di Kota Bengkulu dengan Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma.

Pembangunan ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas antara daerah pedesaan dengan pusat kota serta meningkatkan potensi ekonomi masyarakat setempat.

"Kami sangat bangga bisa berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Bengkulu melalui TMMD Reguler ke-117. Jalan perkebunan kelapa sawit ini akan menjadi sarana vital bagi masyarakat setempat dalam mengembangkan sektor perkebunan dan meningkatkan perekonomian mereka," ujar Kolonel Kav Widodo Pujianto SH, Komandan Satuan Tugas TMMD Reguler ke-117, kemarin.

Pembangunan jalan perkebunan kelapa sawit tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi yang erat antara TNI dan pemerintah daerah. TNI tidak hanya memberikan bantuan tenaga kerja, tetapi juga menyediakan alat berat dan sumber daya lainnya untuk mempercepat proses pembangunan.

Dalam waktu singkat, jalan perkebunan kelapa sawit ini berhasil diselesaikan dengan baik, menghasilkan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Selain membangun jalan perkebunan kelapa sawit, program TMMD Reguler ke-117 juga melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial. Mereka memberikan pelatihan kepada warga sekitar dalam bidang pertanian, keterampilan kerja, dan penyuluhan kesehatan.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat setempat agar mereka dapat mandiri dalam mengembangkan potensi wilayahnya.

Selama proses pembangunan jalan perkebunan, TNI juga melibatkan elemen masyarakat dalam pekerjaan fisik. Masyarakat setempat turut berperan aktif dalam membersihkan trase jalan, mengangkut material, dan membantu dalam berbagai tahap konstruksi. Hal ini tidak hanya membantu mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki dan kesatuan antara TNI dan masyarakat.