Jakarta, elaeis.co - Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendukung rencana PTPN melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di bursa efek dalam rangka mendukung pengembangan usaha.
Menurutnya, negara tidak boleh kalah terhadap oligarki atau pengusaha-pengusaha yang seenaknya menetapkan harga sebuah produk yang sangat dibutuhkan rakyat.
“Kita memahami bahwasanya IPO itu dalam rangka mencari tambahan modal untuk melakukan aksi korporasi," katanya melalui keterangan resmi Setjen DPR RI.
Menurutnya, kelangkaan minyak goreng beberapa bulan lalu telah menampar semua pihak di mana negara tidak mampu mengintervensi sehingga oligarki mempermainkan pasar.
"Kita semua dipermainkan, negara kalah terhadap oligarki, negara kalah terhadap pengusaha-pengusaha yang tidak pro NKRI. Pengusaha-pengusaha itu seenak perutnya menetapkan harga minyak goreng yang akhirnya merugikan rakyat. Ini merupakan PR besar kita,” tandasnya.
Yang membuat dia heran, para pengusaha itu menikmati keuntungan dari Hak Guna Usaha(HGU) yang diberikan oleh negara tapi tidak mau patuh pada negara. "Saya bingung juga, negara lemah terhadap oligarki, negara bisa kalah dengan pengusaha-pengusaha yang dikasih HGU oleh negara itu sendiri," kritiknya.
Itu sebabnya, katanya, IPO yang dilakukan PTPN harus didukung. "Ini dalam rangka perbaikan dan pengembangan PTPN sehingga ke depan negara tidak kalah dengan oligarki lagi," tegas politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini.
“Kita beri dukungan. Tapi catatan kami, IPO ini betul-betul harus bisa mengembangkan PalmCo sebagai anak usaha PTPN sehingga bisa hadir di tengah masyarakat nantinya. Tidak boleh ada lagi kejadian seperti yang kemarin. Di saat negara kalah melawan oligarki, BUMN kita tidak mampu menopang dan membantu negara," pungkasnya.
Rencana IPO PTPN Dapat Dukungan untuk Hempang Oligarki
Diskusi pembaca untuk berita ini