Pekanbaru, Elaeis.co - Kesuburan tanah melayu Riau bisa ditanam komoditi apa saja. Bahkan, hasil tanaman pertanian itu menghasilkan uang sebagai devisa negara.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Riau, Wisnu Handana total ekspor Indonesia mencapai Rp14,4 triliun pada 2021 kemarin. Jumlah yang sangat besar itu membuat Riau meduduki peringkat ke 2 se Indonesia sebagai daerah penghasil pertanian terbesar.

Riau berada di bawah Jawa Timur dengan catatan sebanyak 369,49 ribu ton komoditi pertanian atau senilai Rp 2,4 triliun. Sedangkan untuk Jawa Timur bertengger angka Rp2,7 triliun.

"Riau peringkat ke-2 nasional, dimana ada 45 jenis komoditi yang diekspor ke 34 negara," katanya kepada elaeis.co Sabtu (1/1).

Wisnu merinci 45 komoditas tersebut di antaranya yakni air kelapa, biji pinang, buah manggis, buah pisang, buah sirsak, cangkang sawit, gula merah, karung goni, kayu karet, keladi, kelapa bulat, kelapa parut, dan kencur.

Kemudian ada juga kentang, kincung, minyak sawit, nenas irisan, nenas sirup, nipah, palm kernel expeller, palm kernel meal, palm kernel oil, palm kernel olein, palm kernel shell, palmitic oil acid, petai, pinang biji, pisang.

Bahkan ada pula Rbd coconut oil, palm kernel oil, palm kernel stearin, palm oil, palm olein, palm stearin, santan kelapa, sawit (cangkang), sirsak, split palm kernel fatty acid, aplitter grade crude glycerine, talas, tepung kelapa, tepung sagu, tunas kol, serta ubi jalar.