Harga Minyakita Tembus Rp 20 Ribu/Liter, IKAPPI Desak Evaluasi Tata Kelola
Harga minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, kembali menjadi sorotan karena mengalami kenaikan signifikan di berbagai daerah. Di beberapa wilayah di Papua dan wilayah timur Indonesia, harga minyak goreng ini mencapai Rp 20.000 per liter. Fenomena ini memicu keprihatinan publik. Sebab,
Jangan Sampai Kelihatan Bodoh Gara-gara Minyak Goreng Langka
Isu kelangkaan minyak goreng kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggungnya dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025. Meski Indonesia dikenal sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, negeri ini justru pernah menghadapi krisis salah satu produk turunannya, yakni minyak goreng. Pernyataan Presiden itu memantik respons parlemen. Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi
Emiten Sawit ini Garap Industri Makanan Hingga Kecantikan dan Energi Terbarukan
Tahun ini, industri kelapa sawit Indonesia diprediksi masih menghadapi sejumlah tantangan maupun peluang bisnis yang signifikan. Salah satu tantangan yang paling menonjol adalah rendahnya produktivitas.
Soal Minyak Goreng dan Penertiban Sawit, Tungkot Ingatkan Jangan Korbankan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali peran strategis sawit dalam pembangunan nasional. Dalam pidato kenegaraan di gedung parlemen dua hari lalu, ia menyoroti dua hal penting. Pertama, industri sawit tidak boleh mengabaikan kepentingan rakyat domestik. Kedua, penyelesaian masalah perkebunan sawit di kawasan hutan harus dituntaskan demi kepastian hukum.
SPKS Desak Petani Sawit Dilibatkan dalam Transisi Biodiesel B40 ke B50
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menegaskan pentingnya keterlibatan langsung petani dalam program transisi biodiesel nasional dari B40 ke B50 di awal 2026. Desakan ini disampaikan Ketua SPKS, Sabarudin, saat Independence Energy Forum bertema 'Inovasi dan Masa Depan Sawit Menuju Swasembada Energi Nasional' di Jakarta Selatan, Jumat (15/8).
Harga CPO Sentuh Level Tertinggi dalam 4 Bulan, Saham Sawit di BEI Panen Cuan
Kenaikan harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) mendorong saham-saham emiten sawit di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat pada perdagangan Kamis (14/8). Dalam pantauan, saham PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menjadi yang paling cemerlang, menanjak 18% ke posisi Rp3.500 per lembar saham.
Emiten Sawit ini Terus Genjot Penjualan CPO, Pabrik Baru di Kaltim Siap Tempur
Emiten perkebunan sawit PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) optimistis penjualan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan palm kernel (PK) akan meningkat pada semester II/2025. Prospek positif ini ditopang oleh permintaan domestik yang kuat, pasokan terbatas, serta harga yang cenderung stabil.
Dikirim ke Kaltara, 21.000 Benih Sawit dari Sumsel Dipastikan Bebas OPTK
Sebanyak 21.000 butir benih kelapa sawit dikirim dari salah satu produsen benih di Sumatera Selatan (sumsel) ke Kalimantan Utara (kaltara). Benih tersebut dinyatakan layak lalu lintas setelah melalui proses pemeriksaan karantina di Balai Karantina Sumsel. Pemeriksaan ini memastikan benih terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) A2, khususnya Chrysompalus dictyospermi, sesuai Keputusan Kepala Badan Karantina Indonesia Nomor 571 Tahun 2025.
Refinery Baru STAA Sedot 2.000 Ton CPO/Hari
PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (kode BEI: STAA) resmi mengoperasikan pabrik refinery terbarunya pada Juli 2025. Kilang yang terletak di Tanjung Penyembal, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 2.000 ton CPO per hari, dan siap menjadi tulang punggung pertumbuhan bisnis perusahaan di tengah naik-turunnya industri sawit global.
Tarif Dipangkas, Ekspor Sawit RI ke India Ditargetkan Tembus 5 Juta Ton
Setelah sempat melandai di tahun 2024, ekspor minyak sawit mentah (CPO) ke India diperkirakan akan kembali menanjak pada 2025. Ditargetkan ekspor CPO ke India menembus 5 juta ton, naik dari 4,8 juta ton di tahun sebelumnya. Salah satu pendorong utama kenaikan ini adalah kebijakan Pemerintah India yang memangkas tarif