Walaupun Harga Sawit Tembus Rp 3 Ribu Per Kilogram, Petani di Bengkulu Tetap Menderita, Ini Alasannya!
Petani kelapa sawit di Bengkulu akan tetap menderita meskipun harga TBS mencapai Rp 3 ribu per kilogram.
Sorotan terbaru dari Tag # Petani Sawit di Bengkulu
Petani kelapa sawit di Bengkulu akan tetap menderita meskipun harga TBS mencapai Rp 3 ribu per kilogram.
Dinas TPHP Provinsi Bengkulu optimis realisasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Bengkulu pada tahun 2024 ini bisa diatas 1.000 hektar atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 lalu yang tercatat mencapai angka 1.070,53 hektar.
Petani Kelapa Sawit di Kecamatan Putri Hijau dan Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu diimbau untuk memvaksinasi kambing-kambingnya ke Puskeswan setempat. Tindakan ini dilakukan mengingat saat ini kambing rawan terjangkit wabah PMK.
Petani sawit di Bengkulu kini menikmati puncak pendapatan yang sangat menjanjikan. Dengan memelihara tanaman ini, mereka bisa memperoleh keuntungan mencapai Rp 7 juta per bulan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa banyak petani sawit di daerah ini membutuhkan bantuan sarana dan prasarana (Sarpras). Sebab masih banyak petani sawit hidup dalam keterbatasan mulai dari keterbatasan pupuk hingga keterbatasan akses jalan menuju kebun sawit.
Dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) direncanakan akan mengalami kenaikan pada tahun 2024 ini dari Rp 30 juta menjadi Rp 60 juta per hektar. Hal tersebut tentu saja menjadi kabar baik bagi petani kelapa sawit di Bengkulu.
Sebanyak 494 petani kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada tahun 2024 ini sudah memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 46,8 miliar.
Permintaan bibit kelapa sawit di Bengkulu cukup tinggi pada awal tahun 2024 ini. Bahkan dalam sebulan terakhir, pesanan bibit kelapa sawit unggul siap tanam telah mencapai ribuan.
Petani kelapa sawit di Provinsi Bengkulu bisa hemat membeli pupuk kimia. Bahkan mereka tidak perlu membeli pupuk kimia hanya untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawit.
Harga sawit berondolan di tingkat petani di Bengkulu hanya dihargai Rp 1.800 per kilogram, sementara harga di tingkat pabrik mencapai Rp 2.300 hingga Rp 2.400 per kilogram.