Papua, elaeis.co - Seluas 500 hektar areal perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, akan menjalani proses peremajaan (replanting). Areal seluas itu merupakan tahap pertama dari yang direncanakan seluas 6.000 hektar.
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Papua, Pdt. Albert Yoku, rencana kegiatan replanting terhadap 500 hektar areal perkebunan sawit itu akan segera dimulai. "Segera dieksekusi," katanya. "Dijadwalkan pertengahan Maret ini," tambah Albert kepada elaeis.co, Kamis (2/3).
Albert menilai, replanting terhadap 6.000 hektar lahan kebun sawit itu dinilai sudah mendesak dilakukan. "Umur tanaman sudah memungkinkan untuk itu," kata Albert, sambil menjelaskan umur tanaman sawit yang akan direplanting itu sudah kisaran antara 25 sampai 30 tahun.
Dikatakan Albert, dengan upaya replanting diharapkan tingkat produktifitas tanaman kembali ke titik normal, yang pada gilirannya akan memberi dampak untuk peningkatan kesejahteraan petani sawit.
Didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan alokasi Rp30 juta per hektar, menurut Albert, debanyak 165 KK (kepala keluarga) pemilik 500 hektar lahan kebun sawit itu menyambut antusias rencana replanting yang akan segera dimulai.
500 Hektar Kebun Sawit di Keerom Direplanting, DPW Apkasindo Papua Segera Dieksekusi
Diskusi pembaca untuk berita ini