Jakarta, elaeis.co - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan harga minyak goreng di Provinsi Jawa Timur (Jatim) sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter. Hingga 10 Agustus 2022, pendistribusian MINYAKITA ke Jawa Timur telah lebih dari 4,3 juta liter.
“Persediaan minyak di sini sudah banyak, terutama minyak dalam kemasan. Pengiriman MINYAKITA di Jawa Timur juga sudah dilakukan, namun memang perlu pemerataan distribusinya ke seluruh pasar, baik di Jawa Timur maupun di daerah-daerah lainnya di Indonesia,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan resminya dikutip elaeis.co, Minggu (14/8).
Ketua Umum PAN ini memastikan akan terus berupaya melakukan pemerataan distribusi MINYAKITA ke seluruh daerah di Indonesia.
Kementerian Perdagangan juga telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyalurkan sebanyak 1.200 ton atau 1,32 juta liter MINYAKITA.
Pada 11 Agustus 2022, melalui Pelabuhan Tanjung Priok juga sudah disalurkan 40 kontainer atau sekitar 700 ton MINYAKITA dengan tujuan Kupang sebanyak 21 kontainer atau 351,5 ton, Timika 6 kontainer atau 100,5 ton, dan Merauke sebanyak 13 kontainer atau 217,7 ton.
"Termasuk sebelumnya juga BKP telah mengirimkan MINYAKITA ke Papua Barat sebanyak 271 ton (301.000 liter) dan ke Papua 245 ton (272.000 liter)," ujar Zulkifli Hasan.
Bahkan, kata Mendag, berdasarkan perkembangan harga dan distribusi migor curah, sesuai pantauan harian Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan di 216 pasar seluruh Indonesia, harga minyak goreng curah secara rata-rata untuk Jawa-Bali telah di bawah HET Rp14.000.
Per 12 Agustus 2022, harga minyak goreng curah Jawa-Bali sudah Rp12.895/liter atau urun 3,72 persen jika dibandingkan bulan lalu. Sementara, rata-rata harga nasional minyak goreng curah telah mencapai level harga Rp14.000-14.100/liter, turun sebesar 8,63 persen dibandingkan bulan lalu.
Rata-rata harga di seluruh provinsi juga menunjukkan tren penurunan, seperti di wilayah Sumatra Rp13.166/liter, Sulawesi Rp13.592/liter, Kalimantan Rp13.821/liter, serta Maluku dan Papua sebesar Rp18.533/liter.
Adapun harga minyak goreng curah di wilayah selain pulau Jawa-Bali, Sumatra, dan Kalimantan yang masih belum sesuai HET menggambarkan adanya tantangan logistik yang dihadapi dalam proses pendistribusian minyak goreng curah rakyat di Indonesia bagian timur.
Minyak goreng curah rakyat (MGCR) sudah tersedia di 19.250 pengecer mitra Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yang tersebar di 278 kabupaten/kota di 27 provinsi dengan tanda khusus/spanduk HET.
Sebagai upaya mengoptimalkan distribusi minyak goreng domestic market obligation (DMO) agar sampai ke seluruh wilayah Indonesia, pemerintah juga memperluas cakupan pendistribusian yang sebelumnya minyak goreng curah menjadi minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan rakyat.
Minyak Goreng Kemasan Rakyat harus menggunakan merek MINYAKITA dan mencantumkan HET sebesar Rp14.000 per liter. Sampai dengan 8 Agustus 2022 terdapat sebanyak 109 perusahaan telah mendapatkan persetujuan penggunaan merek MINYAKITA dari Kementerian Perdagangan dan akan terus bertambah mengingat animo perusahaan terhadap pelaksanaan program ini yang
baik.
Kementerian Perdagangan juga telah meluncurkan Program Minyak Goreng Kemasan Rakyat dengan merek MINYAKITA pada 6 Juli 2022.
Mendag: Harga Migor di Jatim Sesuai HET
Diskusi pembaca untuk berita ini