Sumatera 

Petani Sudah tak Sabar, Dana PSR Tak Kunjung Cair

  • Reporter Bayu
  • 20 Oktober 2021
Petani Sudah tak Sabar, Dana PSR Tak Kunjung Cair
Ketua Kelompok Tani Jaya, Hanafi (Dok. pribadi)

Gunung Tua, Elaeis.co - Anggota Kelompok Tani (poktan) Jaya di Kecamatan Dolok, Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), gelisah menunggu kabar pencairan dana replanting dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Mereka tak sabar karena sudah berbulan-bulan menunggu.

Ketua Kelompok Tani Jaya, Hanafi (28), mengatakan, usulan keikutsertaan mereka dalam Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sudah diajukan sekitar empat bulan lalu. Ada 40 anggota poktan tersebut yang mengajukan PSR dengan luas lahan 121 hektar.

“Dari dinas terkait sudah survei ke lapangan, sudah melakukan pemetaan. Dan setelah itu mereka bilang bulan Agustus cair dananya dan bisa langsung di-replanting. Tapi sampai sekarang belum ada informasi kapan dananya akan turun,” kata Hanafi kepada Elaeis.co, Rabu (20/10/2021).

Juli lalu, katanya, berkas yang mereka ajukan sudah sampai ke Dinas Perkebunan (disbun) Provinsi Sumut. “Kami dikabari ada persyaratan yang kurang, yakni surat penyataan bahwa lahan yang akan di-replanting tidak tumpang tindih dengan HGU,” katanya.

“Kami urus lagi. Tapi karena orang BPN minta surat lagi, jadi orang dinas bilang agak lambat prosesnya. Kata mereka, setelah pemberkasan nanti tinggal rekomtek. Tapi ditunggu-tunggu sampai sekarang belum ada kabarnya, ini sudah bulan Oktober, belum juga ada kepastian,” keluhnya.

Hanafi mengatakan, anggotanya sudah tidak sabar untuk melakukan replanting sawit. Mereka bahkan sudah bekerja sama dengan perusahaan yang akan menyediakan bibit unggul. “Kami sudah tanda tangan sama PT Sinarmas untuk penyediaan bibitnya,” ungkapnya.

Dia berharap Dinas Perkebunan Sumut segera memberi kepastian kapan kebun sawit mereka di-replanting. “Teman-teman sudah tidak sabar menunggunya, lama sekali dananya cair,” tukasnya. 


 

Editor: Rizal