Internasional 

Singapura Bebaskan Karantina Pelancong 8 Negara

  • Reporter Sany
  • 10 Oktober 2021
Singapura Bebaskan Karantina Pelancong 8 Negara
Foto: PM Lee Hsien Loong dan istri Ho Ching, 11 Sept 2015. (AP / NG HAN GUAN

Jakarta, Elaeis.co - Singapura mengumumkan akan membuka jalur vaccinated travel lane (VTL) untuk turis asing dari delapan negara. Dengan begitu nantinya para pelancong bisa melakukan perjalanan bebas tanpa harus karantina, bagi mereka yang sudah divaksinasi.

Dilansir dari CNBC International, VTL sendiri diumumkan secara detil oleh Kementerian Transportasi Singapura. Jalur VTL tersebut akan berlaku bagi Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

"Semua delapan negara sudah terbuka untuk pelancong dari Singapura. Jadi VTL akan memulihkan perjalanan dua arah bebas karantina antara Singapura dan mereka," kata Menteri Perhubungan S Iswaran, Sabtu (9/10/2021).

Inisiatif ini memungkinkan perjalanan bebas karantina bagi mereka yang divaksinasi, tetapi para pelancong harus mengikuti tes Covid-19 untuk memastikan mereka tidak terinfeksi virus sebelum memasuki negara itu.

Rencana ini akan mulai dibuka pada hari Selasa, dan pelancong dari negara-negara yang memenuhi persyaratan akan dapat memasuki Singapura mulai 19 Oktober 2021. Selain Singapura, negara lain yang menerapkan praktik serupa yakni Korea Selatan yang mengumumkan rencana ini pada Jumat.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong memproyeksikan dibutuhkan tiga hingga enam bulan untuk mencapai hidup normal yang baru (new normal) berdampingan dengan Covid-19. 

"Bagaimana kita tahu ketika kita memasuki normal baru? Itu akan terjadi ketika kita dapat melonggarkan pembatasan, hanya memiliki [langkah-langkah manajemen yang aman] ringan, dan kasus tetap stabil, mungkin ratusan sehari, tetapi tidak bertambah," katanya.

Dia menambahkan ketika rumah sakit telah kembali seperti biasa, dan bisnis telah berjalan maka aktivitas masyarakat bisa dilakukan tanpa rasa khawatir atau keanehan. Lee mendesak bangsa untuk tidak lumpuh oleh rasa takut dan mengatakan bahwa cepat atau lambat setiap orang akan bertemu virus, bahkan juga orang tua.

"Dibutuhkan setidaknya tiga bulan, dan mungkin selama enam bulan untuk mencapai kenormalan baru," tambah Lee. CNBC

Editor: Sany Panjaitan