Bisnis 

Tak Seperti Sawit, Harga Karet di Riau Malah Turun

Tak Seperti Sawit, Harga Karet di Riau Malah Turun
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja

Pekanbaru, Elaeis.co - Harga Bahan olahan karet rakyat (bokar) di sejumlah wilayah Bumi Lancang Kuning mengalami penurunan. Harga karet tak seperti buah sawit yang selalu naik. 

Penurunan ini terjadi baik ditingkat petani maupun di beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang ada di Kabupaten/Kota Provinsi Riau yang menjadi sumber data.

Seperti yang dipaparkan oleh Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja di tingkat petani/KUB Kabupaten Rokan Hulu harga bokar sebesar Rp. 10.691,-/kg mengalami penurunan harga sebesar Rp 226,-/kg   dari  minggu kemaren. Hal yang sama juga terjadi di  tingkat petani/KUB Kabupaten Rokan Hilir sebesar Rp. 11.700,-/kg mengalami penurunan  harga dari minggu lalu sebesar Rp 100,-/kg.

"Untuk tingkat APKARKUSI di Kabupaten Kuansing  harga bokar sebesar Rp. 12.421,-/kg mengalami penurunan harga dari minggu lalu sebesar Rp 38,-/kg," katanya kepada Elaeis.co Rabu (15/09).

Kemudian di tingkat UPPB Kabupaten Indragiri Hulu sebesar Rp. 10.700,-/kg mengalami penurunan harga dari minggu lalu sebesar Rp 100,-/kg. Sementara untuk harga bokar ditingkat pabrik  (GAPKINDO) KKK 100% untuk minggu ini sebesar Rp 20.000 mengalami  penurunan harga dari  minggu lalu sebesar Rp 2.200,-/kg.

"Untuk harga bokar tidak mengalami kenaikan dan penurunan terjadi di wilayah Kampar. Harga bokar dibandrol sebesar  Rp. 11.200,-/kg atau sama dengan Minggu lalu," katanya.

Diterangnya, saat ini Dinas Perkebunan Riau selalu   berupaya dan mendorong mutu karet petani Riau terus meningkat. Hal ini dilakukan melalui upaya memperkuat Kelembagaan Petani Karet untuk bergabung dalam UPPB.

"Dengan hal ini maka mutu hasil karet rakyat  menjadi bersih dan harga ditingkat petani menjadi meningkat," tandasnya.

Editor: Sany Panjaitan