Selama berkuliah di INSTIPER nantinya, mahasiswa tidak hanya akan mengikuti perkuliahan dan praktikum yang merupakan kegiatan intrakurikuler. 

Namun, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan co-kurikuler dan ektrakurikuler untuk mengembangkan soft skill, minat, serta hobinya. 

"Mahasiswa beasiswa SDM Perkebunan di INSTIPER juga akan melaksanakan kegiatan magang di berbagai perusahaan mitra strategis INSTIPER Yogyakarta. Ini dilakukan untuk menyelaraskan teori kampus dengan kebutuhan riil di industri dalam mencetak SDM adaptif yang siap kerja," terangnya. 

Pada akhir perkuliahan, mahasiswa juga akan mengikuti sertifikasi kompetensi yang akan menunjukkan kompetensinya di bidang perkebunan.

Melalui pendandatangan perjanjian kerjasama tersebut, INSTIPER Yogyakarta dan AKPY  memantapkan posisinya sebagai lembaga penyelenggara pendidikan di bidang perkebunan yang mencetak SDM unggul dan adaptif terhadap teknologi terkini.

Kolaborasi strategis bersama BPDP ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan keberlanjutan sektor perkebunan di Indonesia.