Pontianak, elaeis.co - Kalimantan Barat (Kalbar) mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun 2023 sebesar Rp 311 miliar.

Dana tersebut dibagi bersama oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar. Pemprov Kalbar mendapatkan jatah Rp 65 miliar dan sisanya dibagi untuk pemerintah kabupaten/kota berdasarkan luas kebun dan produksi sawit yang dimiliki.

Pj Gubernur Kalbar Harisson menilai alokasi DBH Sawit oleh pemerintah pusat masih kurang. "Kami rasa masih perlu ditingkatkan. Bayangkan, untuk memperbaiki infrastruktur jalannya saja sudah berapa, belum lagi aspek-aspek lainnya yang bersinggungan dengan masyarakat," katanya dalam pernyataan resmi dikutip Sabtu (27/1).

Menurutnya, data luas perkebunan kelapa sawit di Kalbar yang dipegang oleh pemerintah provinsi atau kabupaten/kota selama ini bisa jadi belum valid. "Mengenai besaran luas lahan sawit, kita sedang melakukan upaya untuk benar-benar mendapatkan data yang valid sehingga kita bisa beradu argumentasi dengan Kementerian Keuangan atau pemerintah pusat untuk penambahan DBH Sawit,” tukasnya.

Dia menambahkan, 80 persen dari DBH sawit akan diperuntukan untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Sedangkan sisa 20 persen diperuntukan untuk kegiatan lainnya seperti pendataan peremajaan sawit rakyat (PSR), penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan, pembinaan dan pendampingan untuk sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), rehabilitasi hutan dan lahan, serta perlindungan sosial.

Dia sangat bersyukur perusahaan perkebunan milik negara PTPN III telah berkontribusi dalam mendukung program dari pemerintah pusat. Yakni penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Dia berharap kepada PTPN III terus memberikan atau membantu masyarakat melalui CSR guna meningkatkan kesejahteraan petani perkebunan sawit maupun masyarakat di sekitar perkebunan sawit.

“Saya berterima kasih kepada PTPN yang sudah menggelontorkan CSR-nya untuk langsung membantu pencegahan dan penanganan stunting di sekitar perusahaan dan juga membantu masyarakat, termasuk infrastruktur juga sudah dibantu melalui CSR PTPN,” sebutnya.