Bengkulu, elaeis.co - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bengkulu komit mendukung kegiatan ekspor produk kelapa sawit di Bengkulu. Dukungan tersebut diberikan kepada seluruh pelaku usaha kelapa sawit yang siap melakukan ekspor langsung dari Bengkulu.
Kepala KPPBC Bengkulu, Ardhani Naryasti mengatakan, saat ini masih sangat sedikit pelaku usaha sektor kelapa sawit yang mau melakukan ekspor langsung dari Bengkulu.
"Kami akan memberikan asistensi kepada pelaku usaha agar bisa melakukan ekspor. Sampai saat ini baru cangkang kelapa sawit yang diekspor langsung dari Bengkulu," kata Ardani, kemarin.
Menurutnya, ekspor produk kelapa sawit yang bisa dilakukan dari Bengkulu diantaranya bungkil kelapa sawit hingga briket. Dua komoditas tersebut saat ini cukup banyak permintaannya dari luar negeri.
"Kita dukung kalau ada. Misalnya mau ekspor bungkil kelapa sawit atau briket, pasti kita dukung," ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap minyak mentah kelapa sawit atau CPO bisa diekspor langsung dari Bengkulu. Selama ini komoditas itu masih diekspor melalui provinsi tetangga seperti Sumatera Barat dan Lampung.
"Sebenarnya kita juga bisa ekspor CPO langsung, tapi fasilitas pelabuhan di Bengkulu yang belum mendukung hal itu," tuturnya.
Ia mengaku, kalau seluruh komoditas dari kelapa sawit bisa diekspor dari Bengkulu maka pendapatan asli daerah (PAD) juga akan ikut meningkat.
"Kami berharap ada ekspor langsung dari Bengkulu agar perekonomian daerah ini bisa ikut meningkat," tutupnya.
Bea Cukai Siap Dampingi Calon Eksportir Produk Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini