Komoditi 

Kementan Genjot Produksi Jagung

Kementan Genjot Produksi Jagung
Mentan Syahrul Yasin Limpo. Instagram.

Jakarta, Elaeis.co - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menegaskan saat ini Kementrian Pertanian tengah menggenjot produksi jagung nasional. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri baik untuk konsumsi hingga kebutuhan bahan baku pakan ternak.

Salah satu provinsi yang menurut Syahrul berpotensi untuk pengembangan tanaman bernama latin Zea mays itu adalah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dimana kabupaten Kupang menjadi salah satu sentra yang mendukung ketersediaan jagung tersebut. 

"Pemerintah saat ini terus mendorong produksi jagung, terutama untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional," katanya dalam unggahan di akun Instagramnya yang dilihat Elaeis.co, Senin (18/10).

Ditargetkannya tahun ini produksi jagung Nusantara mencapai 17,02 juta ton pipilan kering yang tersebar di 4,2 juta hektare. Sedangkan untuk kebutuhan nasional diprediksi mencapai 14,37 juta ton.

Kebutuhan tadi dibagi dari sisi rumah tangga, industri pakan, industri pangan, dan benih. Sehingga, pada akhir Desember mendatang, Indonesia masih bisa surplus sebesar 2,86 juta ton pipilan kering. 

"Maka dari itu saya minta agar semua pihak, termasuk perusahaan pakan, untuk melakukan penyerapan jagung dari petani lokal secara maksimal. Insya Allah ini akan membawa kemaslahatan pada semua," tandasnya.

Editor: Sany Panjaitan