Pekanbaru, elaeis.co - Putra (33), petani sawit asal Siarangarang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, yang tenggelam di Sungai Rokan saat pulang dari kebun sawit menggunakan boat akhirnya ditemukan.
Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, Putra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2 km dari lokasi kejadian.
"Pada pukul 01.00 Wib dini hari, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 2 km dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi dan dibawa kerumah duka," katanya, Rabu (15/3).
Sidakarya mengatakan, Tim SAR Gabungan sempat kesulitan melakukan pencarian karena kondisi arus sungai yang deras serta keruh yang menyebabkan disabilitas nol.
"Kita ketahui daerah sekitar kejadian terutama Sungai di Kabupaten Rohil banyak binatang buas sehingga kita tetap waspada dalam melaksanakan pencarian," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, korban diketahui tenggelam di Sungai Rokan pada Minggu sore (12/3/2023) sekitar pukul 16.00 WIB, saat pulang dari kebunnya menggunakan perahu boat.
Saat kejadian korban tidak sendiri. Korban diketahui pergi ke kebun bersama istri, anak dan dua saudara iparnya.
"Sekitar pukul 16.00 WIB ketika bot korban melewati sungai Rokan di Kasang Singkek, mesin boat mati dan boat dalam keadaan berisi buah kelapa sawit," jelasnya.
Saat itu Istri korban mencoba untuk mengulurkan dayung. Namun ketika hendak mengulurkan dayung isteri korban memijak papan bobot yang lapuk dan mengakibatkan boat bocor bagian depan sehingga boat tenggelam.
Mengetahui hal tersebut korban bersama yang lainnya mencoba menyelamatkan diri. Tak berselang lama datang seorang warga yang melewati sungai tersebut dan menyelamatkan istri, anak serta saudara iparnya. Akan tetapi korban sudah tenggelam dan tidak bisa terselamatkan.
Petani Sawit yang Tenggelam di Sungai Rokan Ditemukan Meninggal Dunia
Diskusi pembaca untuk berita ini