Dani Iqbal mewakili mahasiswa penerima beasiswa mengucapkan terima kasih kepada BPDP atas beasiswa yang telah diberikan hingga dirinya dan puluhan rekannya menyelesaika studi di INSTIPER Yogyakarta.
"Kami berjanji akan berkontribusi dan mengaplikasikan ilmu yang diraih untuk mengembangkan industri kelapa sawit Indonesia. Lewat beasiswa ini, kami yang merupakan anak petani sawit atau anak karyawan perusahaan sawit mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi sehingga membuka peluang bagi kami untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak," katanya.
Dani mengaku, beberapa temannya saat ini sudah diterima bekerja di perusahaan kelapa sawit. Sebanyak 56% dari total lulusan telah diterima kerja. Pada lulusan ini tercatat 36% penerima golden ticket dari PT Karyamas, PT Kayan, PT Sinarmas Tbk, PT Triputra Agro Persada, PT Palma Serasih, dan PT Citra Borneo Indah.
Mahasiswa penerima golden ticket mendapatkan kesempatan untuk dapat diterima di perusahaan tanpa melalui tes rekuitment.
Hal ini dikarenakan mereka sudah dinilai lolos dan memiliki kemampuan mengelola kebun yang dinilai saat mereka mengikuti kegiatan magang.
Sebanyak 20% lulusan mendapat rekomendasi dari perusahaan, 4% akan menempuh pendidikan lanjut, dan 40% sisanya sedang dalam tahap seleksi.
Gilberto, lulusan terbaik dari minat SMBP mengaku, selam kuliah di INSTIPER Yogyakarta, dia yang juga penerima beasiswa tidak hanya mengikuti kuliah dan praktikum saja, namun juga aktif mengikuti kegiatan ektrakurikuler dan ko-kurikuler.
Pada kegiatan ekstrakurikuler mereka bisa mengembangkan minat berbasis hobi, sedangkan pada kegiatan ko-kurikuler para mahasiswa bisa mengembangkan bakat dan skill yang menunjang kemampuan.
"Beberapa INSTIPER Academy yang kami ikuti Adalah INSTIPER Drone Academy, INSTIPER English Academy, INSTIPER AI Academy, INSTIPER IoT Academy, dan masih banyak kegiatan positif lainnya," ujarnya.
Dengan semua yang telah didapatkan selama kuliah di INSTIPER, Gilberto memastikan akan berusaha mengaplikasikan ilmu dan ikut berperan pada pembangunan nasional khususnya di bidang kelapa sawit.
Mahasiswa penerima beasiswa selain berpretasi di akademik juga banyak yang mengukir prestasi di tingkat lokal maupun nasional.
Salah satunya Tegar Arief Kurniawan yang pernah terpilih menjadi mahasiswa berpretasi utama INSTIPER Yogyakarta dan Top 9 mahasiswa berprestasi di wilayah LLDikti V.
Beberapa prestasi yang telah diukir adalah menjadi pemenang lomba penulisan karya ilmiah di tingkat lokal maupun nasional seperti 2nd place in national scientific writing competition GAPKI dalam rangka Borneo Forum ke-7, 2nd place in JPTI scientific poster competition yang diselenggarakan oleh IPB, mengikuti PKM RE yang digelar oleh Dikti, menjadi finalis pada lomba inovasi yang diselenggarakan oleh BGA.
Sudah Lulus, Penerima Beasiswa Sawit di INSTIPER Yogyakarta Siap Bekerja
Diskusi pembaca untuk berita ini