"Pokoknya kami ini berupaya sekuat mungkin agar beasiswa sawit itu benar-benar diterima oleh para generaai muda yang ada hubungannya dengan sawit, seperti anak petani yang saya sebutkan tadi," ujarnya.
Dia juga mengungkapkan rasa salutnya terhadap Benny, mahasiswa penerima beasiswa sawit yang kukiah di Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, Sumut.
Kata dia, Benny terus-menerus dan tetap bersemangat turut mendampinginya dalam beberapa kali acara pelepasan keberangkatan para mahasiswa penerima beasiswa sawit ke berbagai kampus sawit di Indonesia.
Baca juga: Tolen Minta Semua Asosiasi Petani Dapat Jatah Usulkan Penerima Beasiswa Sawit
Benny, kata Yunus, adalah contoh generasi muda yang merupakan anak petani dan berprestasi di kampus ITSI serta telah mengikuti berbaai even, termasuk even skala ASEAN yang berlangsung di Laos beberapa waktu yang lalu.
"Pak Dhe Slamet dan seluruh pengurus Apkasindo Sumsel tentu berharap tidak hanya Benny yang berprestasi, tetapi juga puluhan mahasiswa penerima beasiswa sawit asal Sumsel juga punya prestasi yang sama, bahkan lebih," kata dia.
"Dengan melihat antusiasme para generasi muda untuk kuliah di bernagai kampus perkebunan, kami dari Apkasindo Sumsel menjadi yakin kalau masa depan perkebunan sawit akan terus berkesinambungan," tegas Yunus.
Baca juga: Program Beasiswa Anak Petani Sawit Dinilai Masih Jauh Dari Sasaran
Pihaknya pun berharap agar kuota beasiswa sawit untuk anak-anak petani sawit dari berbagai kabupaten di Sumsel semakin diperbanyak oleh Ditjenbun dan BPDPKS pada tahun-tahun berikutnya.
Apkasindo Sumsel Lepas Keberangkatan Calon Mahasiswa Peraih Beasiswa Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini