Jakarta, elaeis.co - Pusat Riset Kimia Maju (PRKM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menandatangani perjanjian kerja sama riset dengan Fakultas Teknik (FT) Universitas Islam Riau (UIR). Kerja sama ini bertujuan mendapatkan hasil sintesis, pengembangan sintesis, dan formulasi surfaktan yang berbasis minyak sawit untuk diaplikasikan pada Enhanced Oil Recovery (EOR).
EOR sendiri adalah cara untuk mengoptimalkan pengurasan minyak bumi tahap lanjut pada sumur minyak yang sudah lama. Metode EOR ini efektif dalam meningkatkan produksi, dengan langkah awal pengambilan sampel cairan dan data sumur dari lapangan.
Penurunan produksi minyak bumi dan peningkatan produksi air adalah masalah serius di Indonesia. Pemerintah menargetkan produksi 1 juta barel minyak mentah per hari pada 2030 sehingga membutuhkan kerja sama pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan lembaga riset.
Pengembangan surfaktan berbasis kelapa sawit dan kerja sama dengan UIR dapat mendukung upaya tersebut. Penelitian ini penting untuk mencapai target produksi minyak bumi pada 2030, dengan harapan menemukan solusi melalui EOR dan teknologi kimia.
PRKM BRIN sendiri telah lama mengembangkan surfaktan berbasis minyak sawit, beberapa produk dan teknologi telah berhasil dikembangkan. Pengembangan teknologi ini dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam pengurasan minyak bumi.
Kepala PRKM BRIN, Yenni Meliana menyampaikan, kegiatan kerja sama ini fokus pada pengembangan EOR untuk surfaktan, vaksin, kosmetik, dan lain-lain.
"Riset tentang EOR ini sudah lama kami lakukan, dan berharap terus berjalan, serta dikembangkan lebih lanjut. Kalau kita bisa ke lapangan, maka kita bisa mengetahui bagaimana aplikasinya langsung di lapangan karena secara teori dan laboratorium, sudah dilakukan dengan berbagai sudut pandang," katanya dalam keterangan resmi Humas BRIN dikutip Jumat (29/9).
Sementara itu, Dekan FT UIR, Muslim mengungkapkan harapannya ke depan kerja sama ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. "Pentingnya bukan hanya pada seremonial penandatanganan, tetapi juga pada pelaksanaan yang efektif dan lancar dari kegiatan kerja sama ini. Kerja sama ini harus ada implikasinya," ujarnya.
BRIN dan UIR Kembangkan Surfaktan dari Minyak Sawit untuk Kuras Sumur Minyak Tua
Diskusi pembaca untuk berita ini