Kemitraan Kunci Sukses Berkebun Sawit
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) tak menampik bahwa kemitraan adalah pola berkebun kelapa sawit yang ideal. Bahkan menjadi kunci sukses berkebun kelapa sawit.
Sorotan terbaru dari Tag # PIR
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) tak menampik bahwa kemitraan adalah pola berkebun kelapa sawit yang ideal. Bahkan menjadi kunci sukses berkebun kelapa sawit.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan bahwa PTPN IV Regional III telah memenuhi kewajiban fasilitasi pembangunan kebun masyarakat. Hal senada turut disampaikan oleh Kantor Pertanahan Rokan Hulu saat rapat dengar pendapat antara sekelompok perwakilan masyarakat Desa Pagaran Tapah, Rokan Hulu, bersama Komisi II DPRD Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026). "Secara aturan, PTPN IV memang sudah tidak berkewajiban lagi melaksanakan tuntutan kebun plasma minimal 20 persen itu. Karena mereka telah bermitra dengan masyarakat melalui pola plasma dan KKPA (kredit koperasi primer anggota)," kata Kepala Dinas Perkebunan Rohul CH Agung Nugroho.
Perkembangan kelapa sawit terus mendapat sorotan sejumlah pihak. Kebijakan serta fenomena yang lahir di sektor perkebunan sawit juga mendapat tanggapan yang beragam, baik pro maupun kontra.
Best Planter Indonesia (BPI) kembali menyelenggarakan pelatihan pekebun sawit di Hotel Axana, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pelatihan ini merupakan program peningkatan sumberdaya manusia perkebunan kelapa sawit (SDMPKS) yang didanai oleh BPDP (Badan Pengelola Dana Perkebunan) dan dukungan teknis dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, melalui Dinas Pertanian dan Perikanan menggelar rapat mediasi antara Forum Plasma 2937 dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL). Rapat bertempat di Ruang Rapat Bina Praja Setda Muratara. Mediasi ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat terkait lahan plasma sawit seluas 2.937 hektar. Rapat dipimpin oleh Ir Suhardiman MSi mewakili Pemerintah Daerah dan dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan kedua belah pihak. “Pemkab berkomitmen untuk memfasilitasi penyelesaian secara adil dan terbuka. Dalam rapat disepakati pembentukan tim verifikasi untuk memastikan kejelasan hak dan kewajiban antara perusahaan dan masyarakat plasma,” ungkap Suhardiman dalam keterangan resmi Pemkab Muratara dikutip Selasa (19/8).
Di Pasaman Barat, Sumatera Barat, tertancap kisah emas yang menjadi tonggak sejarah sawit Indonesia. Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis Ophir tercatat sebagai saksi lahirnya Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan (PIR-Bun) sawit pertama di Indonesia tahun 1981. Dari kerja sama pemerintah Indonesia dengan Jerman Barat, koperasi ini bukan saja bertahan lebih dari empat dekade, tetapi juga menjadi warisan berharga bagi sawit rakyat. Awal 1980-an, pemerintah Indonesia merancang program ambisius untuk mengembangkan perkebunan rakyat berbasis inti–plasma. Di Pasaman Barat, proyek itu diwujudkan melalui PIR-Bun Ophir dengan pendanaan dari Jerman dan teknis pembangunan kebun oleh PTPN VI.
PTPN IV Regional III, entitas yang bernaung di bawah Sub Holding PTPN IV PalmCo memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Kampar, Provinsi Riau, melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
IAT Technology Pte. Ltd., perusahaan terkemuka Singapura yang menyediakan produk dan layanan analisis Near-Infrared (NIR) profesional, meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan Aspekpir (Aspek Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat). Kemitraan ini akan membuat terobosan dalam bentuk analisis mutu di industri perkebunan kelapa sawit.
Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pelatihan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi pekebun sawit rakyat Kabupaten Tanah Bumbu.
PT Agro Lestari Mandiri (ALM), perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengklaim sudah menyelesaikan kewajiban membangun kebun plasma.