World Bank
Sorotan terbaru dari Tag # World Bank
Kaltim Dorong Kontribusi Subsektor Perkebunan dalam Mitigasi Emisi GRK
Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang berhasil mengimplementasikan program Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund. Yaitu program penyelamatan hutan dari deforestasi dan degradasi hutan dengan menyediakan fasilitas insentif penurunan emisi GRK dari Bank Dunia dengan skema pembayaran berbasis kinerja.
Di Akhir Masa Jabatan, Gubernur Kaltim Ungkit Keberhasilan Perjuangkan DBH Sawit dan Batu Bara
Gubernur Kalimantan Timur (kaltim) Dr H Isran Noor dan wakilnya Hadi Mulyadi menghadiri Rapat Paripurna ke-32 DPRD Provinsi Kaltim di Samarinda
Gubernur Kaltim Ingatkan Negara Maju Tidak Asal Teriak Deforestasi
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H Isran Noor menegaskan bahwa persoalan hutan dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, termasuk negara-negara maju di dunia
Kontribusi Kebun Sawit Kaltim Terhadap Penurunan Emisi Karbon Jadi Amunisi ke WTO
dia menjelaskan tentang kontribusi sektor perkebunan kelapa sawit terhadap upaya penurunan emisi di Kaltim khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Kaltim Banggakan Keberhasilan Perdagangan Karbon di Forum International Energy Week
dengan pengelolaan konservasi yang tinggi di Kaltim, di tahun 2021 setelah dilakukan verifikasi, ternyata penurunan emisi karbon mencapai 41,96 persen.
Bertandang ke Kaltim, ini Maksud Kedatangan Dubes Jerman
Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ms. Ina Lepel, berkunjung ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)
Deal! 1 Juta Ton CO2e Kaltim Dibeli Carbon Fund
Kabar gembira datang dari Washington DC, Amerika Serikat (AS)
Gubernur Kaltim Mau Jualan Karbon ke Meksiko
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor, berencana melawat ke Brazil dan Meksiko.
Dicairkan Bank Dunia, Kaltim Terima DP Dana Karbon Rp 69 Milyar
Yang dicairkan itu baru dana tahap awal atau DP untuk perdagangan karbon
Perkebunan Sawit dan Tambang Batu Bara Ikut Bantu Turunkan Emisi Karbon
kedua industri besar tersebut sangat riskan menyebabkan deforestasi dan degradasi lingkungan